PLTA Kayan Berkapasitas 9.000 Megawatt Siap Dibangun Akhir Tahun Ini

0
271
PLTA Kayan sudah terbangun membuat potensi PAP terdongkrak. (Foto Istimewa)

PLTA Berkapasitas 9.000 Megawatt yang Berlokasi di Sungai Kayan, Kalimantan Utara Akan Dibangun Akhir Tahun Ini.

Pada akhir tahun ini, pemerintah bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Berkah dari pembangunan PLTA Kayan nanti diharapkan dapat menyuplai kebutuhan listrik di seluruh provinsi Kalimantan.

Guna melancarkan pembangunan PLTA Kayan, pemerintah sendiri telah menjalin kerjasama dengan PT Kayan Hydro Energy (KHE). Pembangunan PLTA Kayan akan menjadi PLTA terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara dengan total kapasitas sebesar 9.000 megawatt.

Melalui Khaerony selaku Direktur Operasional PT Kayan Hydro Energy, PLTA Kayan akan mulai dibangun pada akhir tahun ini.

“Targetmya akhir tahun ini mulai kontruksi,” tuturnya dikutip dari CnbcIndonesia.com.

PLTA Kayan Dibangun dalam Lima Tahapan

Gambar PLTA, Ilustrasi Pembangunan Bendungan (bisnis.com)

Untuk menghasilkan listrik sebesar 9.000 megawatt, PLTA Kayan nantinya akan dibangun dalam lima tahapan.

Pada akhir tahun ini, bendungan Kayan 1 akan dibangun dengan daya sebesar 900 megawatt. Rencananya, pembangunan bendungan Kayan 1 ini selesai pada tahun 2024.

Selesai membangun Kayan 1, setahun berikutnya PT Kayan Hydro Energy (KHE) akan kembali lagi membangun bendungan Kayan 2 dengan kapasitas sebesar 1.200 megawatt. Lalu dilanjutkan dengan bendungan tahap 3 dan 4 yang berkapasitas masing-masing 1.800 megawatt. Terakhir, pada tahap ke 5 bendungan Kayan bakal dibangun dengan daya sebesar 3.200 megawatt. Jadi total listrik yang akan dikeluarkan PLTA Kayan secara keseluruhan yakni 9.000 megawatt.

“Kayan 1 akhir tahun ini dibangun butuh 5 tahun. Udah ada listrik sebesar 900 megawatt di 2024, untuk tahap 2 akan dibangun setelah Kayan 1 selesai,” kata Khaerony.

Memiliki kapasitas mencapai 9.000 megawatt, PLTA Kayan akan menjadi PLTA terbesar di Indonesia sekaligus Asia Tenggara.

Secara keseluruhan PLTA yang digadang-gadang menjadi PLTA terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ini akan rampung dalam kurun waktu 20-25 tahun. Meski demikian, PLTA Kayan 1 listrik sudah bisa dipakai melalui transmisi Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam membangun PLTA terbesar berkapasitas 9.000 megawatt ini, PT Kayan Hydro Energy membutuhkan dana investasi sebesar Rp289,8 triliun-Rp340,2 triliun. Dana investasi tersebut bakal disokong dari Power China dan Central Asia Capital Ltd.

Kenapa biaya pembangunan PLTA Kayan ini sangat tinggi? Khaerony menjelaskan, pembangunannya tinggi sebab ini mempertimbangkan akses, pasalnya PLTA Kayan 3,4, dan 5 aksesnya sangat jauh, jadi butuh infrastruktur.

Untuk kedepannya PLTA Kayan ini bakal menyuplai listrik di kawasan industry dan pelabuhan internasional (KIPI) di Tanah Kuning, Kalimantan Utara. Selain itu, PLTA berkapasitas 9.000 megawatt ini mampu memasok aliran listrik di seluruh daratan Kalimantan, termasuk calon ibu kota baru yang berlokasi di Penajem Paser dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here